ORDER 085649654913 ADE
COMPONENT Amount % Daily Value
Ekstrak Teh Hijau ( Informasi Selengkapnya) 60mg N/ A
Selenium ( Informasi Selengkapnya) 200mcg 285.71%
Ekstrak Anggur dan Kulit Kayu Pinus ( Informasi Selengkapnya) 30mg N/ A
Dosis yang dianjurkan: Sebagai makanan tambahan, minumlah satu kapsul Tri-Antioxidant setelah makan, 2 kali sehari.
Rp570, 000 ( 41 PV)
90 Capsules Per Bottle
Para ilmuwan di FKC telah mengkombinasikan sejumlah komposisi potensial
dan alami yang dikenal dalam ilmu pengetahuan sebagai suplemen nutrisi
tunggal bernama “ Tri-Antioxidant” untuk membentuk salah satu dari
bentuk anti-oksidan yang aman dan alami yang tersedia sekarang ini.
Suplemen alami ini menyediakan sejumlah antioksidan yang bekerja secara
sinergis, melebihi antioksidan standar seperti vitamin C dan E.
Tri-Antioxidant menirukan cara alami untuk menggabungkan berbagai
antioksidan dalam satu sumber makanan. Pola sinergis ini dapat ditemukan
secara alami di dalam tumbuhan, yang merupakan kunci kesuksesan
Tri-antioxidant. Satu molekul antioksidant tidak dapat dibandingkan
keefektifannya dengan sekumpulan sejumlah antioksidant yang ditemukan
dalam Tri-Antioxidant.
Komposisi Tri-Antioxidant sangat unik di antara produk kesehatan
antioksidan yang tersedia di pasar. Selenium, ekstrak green tea, ekstrak
biji anggur dan pinus merupakan bahan racikan utama dari
Tri-Antioxidant. Bahan-bahan ini membantu memperlambat kerusakan akibat
oksidasi ( penuaan) di dalam sel tubuh Anda.
Ringkasan :
Meningkatkan pencegahan dan jalan keluar bagi atherosclerosis dalam pembuluh darah untuk mendapatkan aliran darah yang sehat.
Menyediakan komponen anti-kanker.
Meningkatkan anti-oksidasi dalam saluran sistem pencernaan dan di dalam seluruh jaringan tubuh untuk memperlambat penuaan.
Meningkatkan antioksidasi dalam permukaan sel di mana kerusakan paling banyak terjadi.
Mengaktifkan mekanisme antioksidasi alami di dalam sel.
Menyediakan efek sinergis ( kombinasi) dan beragam melalui berbagai jenis antioksidan.
Menyediakan mineral yang penting dan berguna, yakni Selenium yang juga merupakan antioksidan potensial.
Mengapa Kita Menjadi Tua:
Mengapa kita menjadi tua, pertanyaan ini telah menjadi teka-teki bagi
umat manusia sepanjang sejarah. Pencarian jawaban terhadap pertanyaan
mengenai proses penuaan ini tak hanya dilakukan karena penuaan merenggut
kebeliaan. Dengan proses penuaan, tentu saja, diiringi dengan
kemungkinan mengidap berbagai penyakit yang merusak kesehatan. Hanya
ilmu pengetahuan modern sajalah yang dapat menjelaskan penuaan. Ilmu
pengetahuan telah memiliki data yang semakin menjelaskan tentang
penyebab penuaan dan telah mempersempit penyebab utama penuaan:
kerusakan karena oksidasi. Kerusakan yang dialami oleh molekul, sel,
jaringan dan organ. Beberapa faktor lainnya seperti kondisi genetik yang
mempercepat proses penuaan, namun penyebab utamanya tetap saja
kerusakan sel dan jaringan.
Secara umum, seluruh tubuh manusia dengan seluruh jaringannya mengalami
penuaan pada waktu yang sama. Hal ini adalah cerminan status oksidasi
di dalam sel dan jaringan di seluruh bagian tubuh. Semakin banyak
oksidasi yang terjadi, akan semakin mempercepat penuaan. Menunda penuaan
utamanya merupakan hasil dari menunda otak dan meminimalkan oksidasi
yang berlebihan. Sedikit oksidasi sifatnya sehat dan terjadi secara
alami. Oksidasi yang berlebihan tidaklah alami dan tidak sehat, serta
merupakan ‘ undangan’ awal bagi penuaan dan penyakit. Namun apakah yang
mengakibatkan kondisi oksidasi berlebihan? Secara utama adalah pola
makan yang tidak sehat, stress, dan zat kimia beracun di lingkungan
sekitar. Tak ada seorang pun yang kebal terhadap pemicu oksidasi
berlebihan ini.
Produk Oksidasi Alami:
Tubuh kita terbuat dari sejumlah besar sel hidup dengan pabrik
molekular untuk menggunakan oksigen yang kita hidup untuk menghasilkan
energi. Energi selular yang dihasilkan menyediakan bahan bakar untuk
sebagian besar proses biological. Kehidupan ini tak mungkin terjadi
tanpa energi. Namun demikian, selama kita mengonsumsi oksigen,
terbentuklah produk sampingan alami yang dapat membahayakan jika
produksinya berlebihan atau terdapat di lokasi yang tidak diinginkan.
Produk sampingan itu adalah radikal oksigen bebas, seperti super-oksida.
Radikal oksigen bebas adalah oksigen yang mengandung molekul yang
kehilangan salah satu elektronnya. Kehilangan elektron ini membuat
molekul menjadi tidak stabil dan mengubahnya menjadi struktur radikal
bebas.
Kerusakan akibat Oksidasi:
Radikal oksigen bebas sangat aktif terhadap molekul mana pun yang dapat
memberikan elektron ekstra. Radikal bebas umumnya mencuri elektron dari
molekul biologis. Biasanya molekul biologis yang menjadi korban adalah
DNA ( Molekul Hereditas) , protein ( polipeptida asam amino) ,
karbohidrat ( gula) , atau lipida ( lemak) . Hal ini mengakibatkan
kerusakan oksidatif terhadap molekul-molekul ini yang sudah pasti dapat
merusak sel dan jaringan.
Produk Oksidasi Lingkungan:
Radikal bebas tak hanya datang dari pembakaran dalam sel, namun juga
dari faktor racun di lingkungan. Faktor racun yang menghasilkan atau
mengandung radikal bebas, di antaranya termasuk asap, ultra-violet,
konsumsi alkohol yang berlebihan, obat, polusi, zat kimia dan zat kimia
di lingkungan lainnya yang terpapar pada tubuh kita setiap hari
sepanjang hidup kita. Banyak dari kita yang menjalani kehidupan modern,
dibombardir dengan racun ini setiap harinya. Pemaparan ini begitu
berlebihan melebihi batas pertahanan alami tubuh kita sehingga
mengakibatkan penuaan dan penyakit.
Kerusakan Akibat Oksidasi Mengakibatkan Penyakit:
Radikal oksigen bebas dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan
seperti penyakit jantung, tumor dan kanker selain gejala degenerasi
karena penuaan. Radikal bebas dapat merusak DNA, molekul hereditas kita,
dengan memutasikannya menjadi bentuk kimia lain. Mutasi DNA adalah
penyebab dasar dari tumor dan kanker. Oksidasi dalam pembuluh darah
dapat mengakibatkan penyakit atherosclerosis disease yang memblokir
pembuluh arteri dan mengakibatkan penyakit jantung. Ancaman serius
lainnya dapat dipicu oleh radikal oksigen bebas. “ Serangan” racun
radikal bebas secara konstan akan merusak organ dan jaringan lebih cepat
dari proses kerusakan yang alami. Secara umum, radikal bebas berpotensi
untuk secara tak terduga merusak dan mengakibatkan penyakit di berbagai
bagian tubuh..
Polusi Kerusakan Oksidasi:
Bagaimana tubuh dapat menghindari atau meminimalkan efek kerusakan
akibat radikal oksigen bebas? Tubuh memiliki enzim dan molekul alami
yang dapat menekan oksidan. Enzim dan molekul ini secara umum dikenal
sebagai anti-oksidan. Anti-oksidan menghilangkan radikal oksigen bebas
dengan cara mendonasikan elektron pada radikal bebas yang kelaparan
sehingga menetralkannya dan membuatnya menjadi tak berbahaya. Kebanyakan
vitamin yang kita kenal adalah anti-oksidant. Vitamin antioksidan yang
terdapat di dalam makanan termasuk vitamin A atau beta-carotene, vitamin
C, dan vitamin E. Vitamin ini dapat mendonasikan elektron ekstra yang
tersedia untuk radikal oksigen bebas. Anti-oksidan melindungi molekul
selular dari kerusakan oksidasi dengan mengorbankan diri mereka secara
sementara atau permanen. Sel, namun demikian, memiliki mekanisme alamiah
untuk menggenerasikan antioksidan ini sehingga dapat berfungsi lagi.
Fungsi penting vitamin sebagai antioksidan membuatnya menjadi terkenal
dalam bisnis makanan dan membuat para produsen makanan menambahkannya ke
dalam banyak makanan dan produk konsumtif. Antioksidasi merupakan
fungsi primer dari banyak mikro-nutrien.
Hasil penemuan ilmiah baru-baru ini telah menemukan antioksidan alami
yang lebih potensial daripada antioksidan vitamin yang klasik. Beberapa
anti-oksidan yang baru ditemukan ini dapat 20-50 kali lebih efektif
dibandingkan vitamin standar. Kebanyakan antioksidan alami ini ditemukan
dalam tumbuhan dan dikenal sebagai phytochemicals seperti komposisi
polyphenol yang ditemukan dalam green tea, kulit dan biji anggur, atau
pinus. Mineral juga dapat berfungsi sebagai antioksidan kuat seperti
mineral alami Selenium yang terbukti merupakan salah satu antioksidan
yang paling efektif dan potensial.
Filosofi FKC dalam suplemen makanan sangat berhati-hati dan realistis.
Mengonsumsi suplemen kesehatan apa pun tidak dianjurkan. Setiap vitamin
dan mineral dapat berpotensi menjadi racun pada dosis tinggi tertentu.
Mengonsumsi zat nutrisi apa pun secara terpisah tidaklah efektif. Zat
nutrisi diketahui akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan zat
nutrisi yang saling melengkapi. Produk Tri-Antioxidant FKC merupakan
implementasi dari filosofi ganda, menyediakan dosis yang berhati-hati,
namun efektif dari zat antioksidan. Tidak setiap orang mendapatkan
manfaat dari antioksidan tunggal karena berbagai faktor unik dari setiap
manusia. Namun demikian pencampuran berbagai antioksidan, seperti yang
terdapat dalam Tri-Antioxidant, jauh lebih efektif dibandingkan
antioksidan tunggal. Penelitian ilmiah terhadap nutrisi mendukung dan
merekomendasikan filosofi serupa yang dipraktekkan oleh FKC.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar